Hati-hati, Inilah Gejala Penyakit Jantung yang Sering Terabaikan

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa penyakit jantung merupakan pembunuh paling menakutkan di dunia. Ya, terang saja demikian, sebab angka kematian akibat serangan jantung ini sangat tinggi lho! Sedari itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui gejalanya sejak dini agar mendapatkan penanganan yang tepat. Nah, secara kebetulan juga, pada ulasan kali ini akan membahas beberapa gejala penyakit jantung. Tanpa banyak panjang lebar lagi, mending kita simak saja langsung ulasan dibawah ini. 

1. Sakit Kepala Tanpa Alasan Yang Jelas

Ada beragam faktor yang bisa menyebabkan sakit dikepala, seperti kehujanan, masuk angin, belum sarapan atau belum makan, dan masih banyak lagi. Namun, jika sakit kepala ini muncul mendadak tanpa  alasan yang jelas, kemungkinan bahwa itu merupakan gejala awal dari penyakit jantung lho. 

2. Pernafasan Menjadi Berat

Ciri-ciri umum pada penyakit jantung ini berupa pernafasan yang menjadi berat. Ya, hal itu dikarenakan performa jantung menjadi menurun, akibat aliran darah yang dipompanya terganggu dan terhambat. Biasanya, gejala tersebut akan muncul ketika si penderitanya melakukan aktivitas fisik yang bera. 

3. Rasa Nyeri di Area Dada

Tak hanya kesulitan bernafas, penderita penyakit jantung juga akan merasakan rasa nyeri di area dada yang cukup menyiksa. Bahkan, kondisi ini pun kerap disertai dengan kesulitan bernafas. 

4. Rasa Sakit di Area Lengan

Apakah kamu pernah merasakan rasa sakit di area tangan secara mendadak? Jika iya, itu artinya kamu mengidap penyakit jantung. Pada awalnya, rasa sakit tersebut bermula dari area dada yang kemudian merembet ke area lengan. 

5. Mual dan Muntah

Gejala berikutnya dari penyakit jantung yang harus kamu ketahui, yakni munculnya rasa mual dan muntah. Hal itu juga dibenarkan oleh para medis, dimana kondisi mual dan muntah ini merupakan gejala awal dari penyakit jantung.

Itulah beberapa gejala dari penyakit jantung yang harus kamu ketahui. Dengan mengetahuinya, kita pun bisa melakukan pencegahan dan pengobatan agar kondisinya tidak semakin memburuk.