7 Jenis Telur yang Dapat Kita Temui Sehari-Hari

Telur Ayam Negeri | TaniHub
source gambar : tanihub.com

Telur adalah salah satu sumber pangan hewani yang dapat menjadi salah satu alternatif untuk mencukupi kebutuhan protein di dalam tubuh. Nah, di zaman yang serba mudah seperti sekarang ini, kita bisa loh memesan telur tanpa harus keluar rumah.

Pasalnya, sudah ada TaniHub, sebuah platform penyedia aneka produk pangan terbaik yang bisa kita andalkan. Melalui aktivitas pembelian di TaniHub, kita sudah membuktikan dukungan terhadap petani lokal.

Nah, pada dasarnya, ketika kita membahas soal telur, mungkin kebanyakan dari kita akan langsung mengidentikan telur dengan telur ayam. Hal tersebut memang tidak salah karena sebagian besar telur yang kita konsumsi merupakan telur ayam. Namun, ternyata telur ayam juga terdiri atas beberapa jenis loh.

Mari simak selengkapnya melalui penjelasan berikut ini!

1. Telur ayam konvensional

Bisa dibilang, jenis telur ayam yang satu ini termasuk sebagai salah satu jenis telur yang paling sering kita temukan. Sesuai dengan namanya, telur ini dihasilkan secara konvensional, yakni dengan memelihara ayam yang ditempatkan di kandang dan kemudian mengambil telur-telur yang telah ditetaskan oleh ayam betina.

2. Cage free egg (telur tanpa kandang)

Sesuai dengan namanya, telur yang satu ini dihasilkan dari ayam-ayam yang tidak memiliki kandang tertutup. Jadi, sebenarnya cage free egg masih memiliki kandang, hanya saja ukurannya jauh lebih luas dan terbuka. Maka dari itu, ayam-ayam petelur diberikan kebebasan untuk berkeliaran mau;un bertengger. Apalagi, ada kotak sarang yang disediakan untuk bertelur.

3. Free range egg (telur ayam bebas)

Dibandingkan dengan telur ayam konvensional maupun telur ayam tanpa kandang, free range egg merupakan jenis telur yang sama sekali tidak tinggal di kandang. Jadi, ayam-ayam tersebut dibiarkan begitu saja bebas berkeliaran di bawah kanopi. Maka dari itu, mereka bisa mendapatkan kebebasan bergerak serta udara yang segar dan biji-bijian secara alami.

4. Telur organik

Nah, jenis telur yang satu ini termasuk sebagai salah satu jenis telur ayam yang mungkin sering kita dengar. Pasalnya, selain telur, terdapat juga beragam produk pertanian yang diolah secara organik. Dan untuk telur organik sendiri, ayam-ayam petelurnya akan diberikan pakan organik serta tidak diberikan antibiotik maupun vaksin. Setelah itu, ayam-ayam itu pun dipelihara secara bebas.

5. Telur vegetarian

Beberapa dari kita mungkin merasa bingung mengapa ada telur yang disebut sebagai vegetarian? Nah, jadi nama telur vegetarian ini mengacu pada jenis pakan yang diberikan kepada ayam petelur serta cara peternak memelihara para ayam.

Jadi, pakan ayam ini merupakan makanan vegetarian. Di samping itu, ayam-ayamnya pun dipelihara di dalam ruangan sehingga ayam-ayam tersebut tidak mematuk cacing yang ada pada tanah.

6. Telur yang melalui pasteurisasi

Ternyata, bukan hanya susu saja loh yang dapat mengalami pasteurisasi. Soalnya telur pun bisa mendapatkan proses pasteurisasi. Caranya ialah dengan memanaskan telur menggunakan suhu sebesar 60 derajat selama 3,5 menit. Tujuannya ialah agar bakteri yang terdapat di dalam telur dapat hilang, meskipun telur tersebut tidak dimasak terlebih dahulu.

7. Telur yang kaya akan kandungan omega 3

Telur yang satu ini juga kerap disebut sebagai telur omega karena memang telur ini kaya akan kandungan omega 3. Soalnya, ketika diternakan, ayam-ayam yang menetaskannya diberikan pakan yang dilengkapi dengan asam lemak omega 3, beberapa contohnya seperti ikan maupun biji rami. Tidak heran, jumlah omega 3 yang terdapat pada telur pun mengalami peningkatan.