Lahir Karena Persaudaraan, AMA Diminta On The Track

SAMARINDA. Tak lama lagi Angkatan Muda Adonara (AMA) Samarinda menghelat malam keakraban (makrab) di rumah jabatan (Runjab) walikota Jalan S Parman.

Ini kegiatan pertama yang diadakan AMA paska pembentukan organisasi. Melihat keseriusan kaum muda membangun AMA, F. Dosi Samon salah satu dewan penasehat AMA memberi wejangan bagi pengurus.

Kata Dosi sapaan akrabnya, AMA harus konsisten menjalankan dan menjaga marwah organisasi. Sekecil apapun kekuatan AMA tetap menjaga persaudaraan dan kekeluargaan. Hindari konflik yang remeh temeh.

Bagi dia, semangat kaum muda membangun dan membesarkan organisasi telah mencatat sejarah. Dari organisasi itu kalian belajar banyak hal. Setiap proses yang dilakukan secara sungguh-sungguh tak pernah mengkhianati hasil. Kaum muda mesti menjadi motor penggerak perubahan.

“Kalian tetap on the track sesuai niatan pembangunan AMA. Atas dasar persaudaraan dan kekeluargaan itu lah AMA lahir. Maka kalian harus menjaga itu,” terangnya kepada beberapa pengurus AMA saat bertandang ke kediamannya di Jalan Wiraguna, Rabu (7/3/2018) malam.

Tentu sebagai organisasi, kata Dosi AMA harus memikirkan keuangan secara mandiri. Untuk itu dia menyarankan agar AMA membentuk sanggar seni. Di sanggar seni itu akan diisi oleh orang yang punya skill, menari, musik dan lainnya. Dari situ pula lahir individu-individu yang profesional yang bisa mendatangkan pendapatan (Income) bagi organisasi.

“Kalau kalian kembangkan semua jenis tarian kita secara profesional. Kalian akan memetik hasil. Tarian ini pasti laku di Bumi Etam karena memberi warna baru. Satu kali tampil saja di acara nikahan atau acara lainnya dibayar Rp 1 juta itu hal kecil,” ungkap pria lulusan SMA Suryamandala Waiwerang – Adonara ini.

Untuk itu dengan dia menaruh harapan penuh kepada muda mudi Adonara untuk terus berkarya dan mengembangkan kualitas diri. Dengan begitu akan lahir sosok-sosok pemimpin yang profesional.

Dengan segala kemampuannya, mewakili seluruh dewan penasehat, Dosi memberi dukungan penuh atas geraknya AMA kedepan. Dia berharap AMA menjadi organisasi alternatif bagi warga Adonara yang bermukim di Samarinda.

“Kami berharap kalian bisa berkembang maju secara mandiri. Semua kendala pembangunan organisasi sebelumnya bisa jadi bahan evaluasi buat kalian,” harap pria yang juga pengusaha ini.

Diskusi berjalan singkat namun asik. Banyak hal jadi pembahasan. Silahturahmi kali ini ditemani secangkir teh panas dipadu kolak ubi. Jamuan ini memberi kesan kekeluargaan. Layaknya dikampung halaman. (***)

Facebook Comments