Gas 3 Kg Langka, Oprasi Pasar Dipadati Warga

BONTANG – Pasca Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, masyarakat Kota Taman dikejutkan dengan kelangkaan liquefied petroleum gas (LPG) tabung 3 kg. Tak pelak oprasi pasar guna menstabilkan harga LPG 3 Kg dan mengatasi kelangkaan yang digelar dua titik pagi ini pun diserbu warga yang berburu bahan bakar dapur tersebut.

Tampak sejak pukul 7.30 pagi halaman Kelurahan Loktuan sudah dipenuhi warga yang menunggu oprasi pasar LPG 3Kg tersebut digelar.

“Setau saya sudah empat hari ini di sejumlah warung kosong mas, langka. Keliling cari memang ngak ada yang jual,” kata Mahmud saat mengantri untuk membeli gas LPG 3Kg di oprasi pasar depan Kelurahan Loktuan. Rabu (6/9/17) pagi.

Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, guna mengatasi kelangkaan Pemkot meminta Pertamina untuk melakukan operasi pasar dan akan dilakukan selama dua hari, yakni rabu dan kamis esok.

Menurutnya operasi pasar ini hanya bersifat menanggulangi kelangkaan dan bertujuan menstabilitaskan harga. “Harus tertib dan gunakan uang pas, selain itu yang terpenting kesadaran bahwa orang mampu tidak boleh ikut ikutan membeli gas elpiji 3 Kg,” sebutnya.

Lebih lanjut Neni menjelaskan bahwa menurutnya kelangkaan yang terjadi lebih karna pendistribusiannya, sebab untuk kuota Gas LNG 3Kg sebenarnya Bontang dinaikkan yang tadinya 16.000.

“Alhamdulillah kalau kuota sebenarnya naik dari sebelumnya 16.000, dan kelangkaan ini hanya terjadi pada Gas 3Kg sementara yang 5,5 kg dan 12 kg tidak terjadi kelangkaan. Sebab itu saya minta orang mampu jangan beli Gas 3Kg dong,” beber Walikota perempuan pertama di Kota Bontang ini.

Walikota Bontang Di krumunan Masyarakat Saat Operasi LPG (Dok. Beritainspirasi.info)
Walikota Bontang Di krumunan Masyarakat Saat Operasi LPG (Dok. Beritainspirasi.info)

Lebih jauh Neni memaparkan bahwa tahun ini (2017) akan ada 8.000 masyarakat tidak mampu yang akan disambungkan jaringan gas. “Jadi nantinya bapak ibu tidak perlu lagi menggunakan gas ini, antri. Karena lewat jargas, gas akan masuk langsung ke rumah,” sebutnya didepan ratusan warga yang sedang antri dalam oprasi pasar.

Masih Neni mengatakan bahwa tahun depan (2018) rencananya akan ada lagi 14 ribu sambungan jaringan gas yang akan di realisasikan di Kota Taman.

Selain itu, Neni mengaku telah minta jajarannya dalam hal ini Disperindakop, Lurah, Camat untuk kedepan lebih memperhatikan pola pendistribusian tabung 3 Kg ini agar tidak berulang kelangkaan, terlebih tabung 3 Kg ini adalah tabung bersubsidi jadi yang membeli atau pendistribusiannya untuk warga yang tidak mampu.

Sekedar diketahui, oprasi pasar digelar di dua titik yakni Kelurahan Loktuan dan Kelurahan Tanjung Laut. Dimana dua tempat ini merupakan kawasan padat penduduk. Jumlah tabung dalam oppas tersebut 1.120 tabung gas 3Kg di jual dengan harga Rp.18.000 dimana dipasaran harganya sempat mencapai Rp.23.000 sampai Rp.25.000. (and)‎

Facebook Comments