Sasar Petenis Junior, Pelti Coaching Clinic Semua Sekolah di Samarinda

Beritainspirasi.infoSAMARINDA, Begitu dilantik Sabtu (6/5/2017) malam, jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kota Samarinda langsung bergerak cepat. Usai menyelesaikan Kejuaraaan Tenis Piala Walikota yang ditutup Selasa (9/5/2017), kini mereka bersiap untuk menyeleksi para atlet dari berbagai kelompok umur untuk dibina lebih lanjut. Salah satu yang paling potensial adalah dengan menggandeng pihak sekolah untuk melakukan pembinaan terhadap atlet tenis yang masih berstatus pelajar.
Hal ini disampaikan Ketua Pengcab Pelti Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah di sela-sela penutupan Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Walikota Samarinda di Komplek Stadion Segiri, Selasa (9/5/2017) siang. Kata dia, sebenarnya sangat banyak atlet tenis berpotensi di kota ini. Bahkan itu datang dari berbagai kelompok umur. Karena menginginkan pembinaan berkelanjutan dan harus dimulai sejak usia dini, sehingga Dayat–sapaan akrab Aji Syarif Hidayatullah– hendak memulai pembinaan dari sekolah-sekolah.
“Kita akan adakan coaching clinic (klinik pelatihan singkat, Red) di setiap sekolah yang ada di Kota Samarinda secara gratis. Dari sini kita berharap bisa terjaring bibit-bibit anak bangsa yang akan kita bina lebih lanjut. Nanti kita akan buat per kelas sesuai kelompok umur. Misalkan yang usia 10 sampai 12 tahun latihan sendiri, kemudian 13 sampai 14 tahun ssendiri. Begitu selanjutnya nanti kita atur jadwal latihannya secara bergilir,” terangnya.
Untuk latihan tutur Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda ini, akan diupayakan di Komplek Stadion Segiri. Di sana ada empat lapangan tenis.
“Nah dari empat lapangan ini, ada satu lapangan yang khusus kita siapkan buat latihan para atlet yang kita jaring. Bagi anak-anak yang berminat, silahkan saja untuk mendaftarkan diri. Pembinaan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apapun. Karena ini untuk orientasi pembinaan bakat bagi anak-anak di daerah,” jabarnya.
Terkait kegiatan Kejuaraan Tenis Lapangan yang menjadi agenda perdana di masa kepemimpinannya tersebut, Dayat menilai sudah berjalan dengan sukses. Bahkan para panitia yang juga merupakan pecinta tenis dan mantan atlet tenis itu dengan senang hati untuk tidak menerima honor kegiatan dengan harapan agar dana yang ada bisa digunakan untuk pembinaan para atlet tenis kedepan. Di samping itu, para sponsor juga bisa dengan senang hati membantu demi menyukseskan kegiatan yang melibatkan hampir seluruh perwakilan kabupaten dan kota di Kaltim itu.
“Tingginya antusias warga untuk mengikuti kejuaraan tenis ini semakin meyakinkan kami bahwa banyak atlet berpotensi di daerah ini yang harus bisa kita bina secara baik. Insya Allah tiga bulan kedepan kami akan kembali mengadakan kejuaraan tenis untuk atlet junior. Di samping itu, semakin banyak yang terlibat ini membuat kami semakin yakin bahwa Samarinda memang layak disebut sebagai kota atlet,” ulas Dayat.
Sementara Wakil Walikota (Wawali) Samarinda Nusyirwan Ismail menyatakan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Piala Walikota yang telah berjalan sukses. Apalagi panitia pelaksana yang telah dengan senang hati tidak menerima honor kegiatan hanya demi memikirkan masa depan para atlet tenis.
“Ini membuktikan kecintaan kita yang begitu tinggi terhadap dunia olahraga, khususnya olahraga tenis. Semoga kedepan pembinaan kita terhadap para atlet semakin baik, sehingga bisa terus mengukir prestasi baik di di tingkat daerah maupun di level nasional. Terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga kedepan pola pembinaan kita bisa lebih mandiri dan profesional, termasuk dengan sistem bapak angkat dan lain sebagainya,” ungkap Nusyirwan yang juga Ketua Pelti Kaltim itu didampingi istri Sri Lestari. (her)

Facebook Comments