Ramadhan Masih Empat Pekan Lagi, Harga-Harga Sudah Mulai Naik

BONTANG – Menjalang bulan romadhan sejumlah barang kebutuhan dapur di Kota Taman mulai mengalami kenaikan, kenaikan harga ini seperti terjadi pada harga bawang putih yang normalnya berkisar pada harga Rp 40.000 belakangan ini menjadi Rp 50.000 sampai Rp 60.000 setidaknya sepekan terakhir ini.

Meskipun kenaikan harga ini belum terjadi secara siknifikan, namun fenomena kenaikan harga ini mesti mendapat poerhatian dini oleh pihak yang berwenang. Sebab tren kenaikan harga bahan-bahan dapur diprediksi akan terus terjadi menjelang semakin dekatnya bulan Ramadhan.

Apa lagi kenaikan harga bawang putih ini ternyata juga diikuti kenaikan komuditas lain, sebut saja cabai rawit. Harga sipedas ini mulai mengalami kanaikan harga pula, jika sebelumnya sempat berada diharga normal Rp 45.000 rupiah kini mulai merangkak mengalami kenaikan harga kembali setidaknya dibeberapa pasar tradisional Kota Taman harganya berkisar Rp 55.000 sepekan terakhir.

Kenaikan harga ini disinyalir terjadi disebabkan oleh harga jual dari pemasok memang sudah dipatok cukup tinggi, sehingga ditinggkat pedagang pengecer mau tidak mau juga mesti ikut menaikan harga.

“Yang agak aneh itu harga bawang putih mas, sampai setinggi itu. Belumpernah sebelumnya dari tahun ketahun menyentuh angka setinggi itu, harga dari pemasok sudah tinggi sehingga mau tidak mau kami juga menjualnya jadi ikutan naik harga,” ungkap Pak Leo seorang pedagang di pasar Rawa Indah (5/5/2017).

Hal senada diutarakan oleh Ayu sesame pedagang di Rawa Indah, “Tren kenaikan harga ini memang rutin terjadi menjelang bulan ramadhan. Seiring mulai sedikitnya barang yang diberikan oleh pemasok, hal ini otomatis mempengaruhi harga dikalangan pengecer. Namun begitu memang agak aneh tahun ini bawang putih pun juga ikut-ikutan mahal, pengecer itu ambil keuntungan sedikit saja gak berani banyak entar malah ngak laku. Kenaikan bukan disebabkan pedagang  pengecer mas tapi pemasok, ” ungkapnya.

Sementara itu kenaikan harga ini mulai dikeluhkan oleh para pembeli. Betapa tidak, Ramadan masih lebih kurang empat pecan lagi namun harga-harga kebutuhan sehari-sehari sudah mulai mengalami kenaikan.

Nur Anisah salah satu pembeli di Pasar Rawa Indah mengungkapkan, “Harapannya tentu kalau bisa tidak ada kenaikan harga, namun kalaupun memang ada ya jangan kelewatan juga naiknya. Apa lagi semu-semua pada naik sementara penghasilan belum ada kenaikan,” paparnya sambil berlalu.

Hal yang kurang lebih sama di utarakan Masmin, “Entah gimana caranya harga bisa dikontrol, kami sih berharap dinas terkait dapat mengantisipasi hal ini. Apa lagi Ramadhan masih jauh harga sudah naik, jangan sudah dekat baru bertindak. Kalaupun kenaikan ini tak terhindarkan, mudah-mudahan kenaikannnya juga tidak kelewatan harganya,” pungkasnya.

Facebook Comments